Pelajaran 21

Takutlah kepada Yang Maha Kuasa dalam segala urusan dan kapanpun ketika tidak ada siapa-siapa yang menyaksikan perbuatan mu atau tak ada siapa-siapa yang memandu aktivitas mu. Jangan engkau berlagak taqwa kepada-Nya dan dengan diam-diam menentang perintah-Nya. Orang yang perbuatannya selaras dengan kata-katanya dan yang jujur, lurus dan tulus perbuatannya, baik perbuatan dibelakang layar maupun perbuatan di depan publik, maka dia adalah orang yang dapat melaksanakan tugas yang diembankan kepadanya, karena dia jujur maka dia serahkan kembali apa apa yang diamanatkan kepada dirinya, dan dia tulus taat kepada Nya hanya untuk memperoleh rahmat dan keridhaanNya.

Janganlah engkau bersikap tiran kepada sesamamu, untuk tidak memperlakukan mereka dengan buruk dan untuk tidak mefitnah atau membuat tuduhan paslu terhadap mereka, karena mereka sebenarnya adalah saudara kamu.

Sesungghnya Dia yang Kuasa telah memberikan bagian mu dan berikanlah kepada mereka bagiannya. Kalau tidak, maka akan banyak orang yang akan mengadukan dan memprotes kamu kelak dihari Pengadilan. Celakalah orang yang dadukan kepada Pemilik Kekuasaan oleh orang tertindas dan kaum lemah serta mereka yang terampas hak haknya untuk menerima sesuatu dari kamu.

Ketahuilah, bahwa orang yang menyalahgunakan sesuatu dan mencederai agamanya dan hatinya dengan sesuatu itu, maka dia akan mendapatkan hukuman dan aib baik di dunia maupun di akhirat kelak. Seburuk-buruk ketidak jujuran adalah melanggar amanat dan contoh paling keji dari manajemen yang tidak jujur adalah bila bentuk-bentuk ketidak jujuan itu ditolerir oleh pemimpinnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *